Selasa, 19 Januari 2016

SIAPA ORANG YANG BERADA DI KAMPUS ?

ORANG DI KAMPUS

            Orang di kampus, benarkah mereka bernama Mahasiswa? Lantas antara siswa dan mahasiswa, menurut kalian apa bedanya dari dua kata tersebut? Temanku pernah berkata “Apa bedanya kata ‘siswa’ dengan ‘mahasiswa’? Terlalu berat ku menyandang kata’maha’ di kata ‘mahasiswa’”. Dia adalah sahabatku yang terlahir di tanah Sunda (Bandung).
            Lantas siapakah mahasiswa? Apakah dia yang disebut orang yang berada di kampus, lalu sekedar absen, lalu mendengarkan ocehan dosen, lantas selesai langsung pulang? Sekali lagi siapakah dirimu mahasiwa? Apa bedanya dengan siswa kalau seperti itu? Dan kenapa harus ada kata “maha” yang notabennya kata tersebut begitu mulia di kata “mahasiswa”?
            Di jaman sekarang, mahasiswa terlalu tenggelam dengan euphoria dengan fasilitas-fasilitas yang ada di kampus dan terbuai oleh tekhnologi yang ada (termasuk diriku sendiri), sehingga mahasiswa terlalu sibuk dan lupa akan menjalankan tugasnya yang sebenarnya !
            Lantas apa tugas mahasiswa yang sebenarnya? Menurut salah satu dosen saya(beliau dosen pkn), yang namanya mahasiwa harus berperan aktif di masayarakat, membaur, dan melindungi mereka yang tertindas oleh orang-orang besar jahat yang mencoba merampas hak rakyat!
            Coba kita flashback sejenak pikiran kita, bayangkan kalian hidup di jaman orba yang begitu membatasi mahasiswa dalam berkreasi, namun masih begitu banyak mahasiswa-mahasiswa sejati yang berjiwa ksatria yang memberontak pemerintahan demi rakyatnya! Dulu kata seperti ini ciptaan Afnan Malay (menurut Wikipedia) :
SUMPAH MAHASISWA INDONESIA
-KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH, BERTANAH AIR SATU, TANAH AIR TANPA PENINDASAN!
-KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH, BERBANGSA SATU, BANGSA YANG GANDRUNG AKAN KEADILAN!
-KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH, BERBAHASA SATU, BAHASA TANPA KEBOHONGAN!
            Lantas dimanakah sumpah itu disembunyikan di jaman sekarang? Seakan-akan sumpah tersebut lenyap tanpa jejak begitu saja, dan tak jadi prioritas lagi sebagai mahasiswa di jaman sekarang termasuk diriku spula!
            Sekali lagi siapakah dirimu mahasiswa, apakah kita pantas menyandang kata “maha”?
Fikirkan itu baik-baik wahai kalian yang katanya MAHASISWA !

Untuk sebuah aksi, saya sendiri pun sebenarnya masih takut dan masih malu, hanya inilah yang bisa saya lakukan yaitu menulis, mengkritik, dan sok tahu ! ntah kenapa, saya pun juga bingung dengan apa yang saya lakukan ini !


                                                                                                 KOS ABD.AZIZ 19 JANUARI 2016



                                                                                                      M FAHRUL ROZI


Selasa, 12 Januari 2016

ketika cahaya bulan mulai menyinari

KENIKMATAN DUNIA

            Apa itu kenikmatan dunia? Apakah kenikamatan yang berada di dunia, atau sekedar pecandu umat manusia yang hidup di dunia? Saya sendiri pun sebenarnya tak begitu paham dengannya!
            Lantas benarkah kenikmatan dunia itu baik atau bahkan bisa menjadi hal yang buruk? Kulihat dari penelitianku sendiri yang kuamati dari kehidupanku sendiri, banyak sekali orang-orang yang terlena oleh kenikmatan-kenikmatan yang ada dunia. Lihat saja, beberapa orang ada yang begitu mendewa-dewakan kemewahan, kekuasaan, ketenaran, dan bahkan pasangan hidup !
            Padahal menurut saya hal-hal itu hanya bersifat sementara, selama kita terbuat dari sari pati tanah kemudian dibungkus oleh darah dan daging percayalah kita tak akan pernah abadi! Tetapi jangan bersedih, ruh atau jiwa kita lah yang kelak abadi yaitu hidup di dunia akhrihat, meskipun saya tak tau pasti dimanakah itu akhirat, tetapi saya percaya karena telah dibuktikan di salah satu ayat-ayat al-quran bahwa jiwa akan pergi kesana setelah raganya telah dimatikan Oleh-Nya.
            Lantas kita harus bagaimana menanggapi kenikmatan dunia tersebut? Apakah harus cuman diabaikan dan tak dipikirkan dan hanya fokus di dunia sana(akhirat)? Saya tak begitu yakin, tapi memang sebenarnya hidup harus seimbang antara di dunia dan di akhrihat sana! Namun perlu di garis bawahi, ketika kita di dunia jangan sampai kita jadi budak dunia, yaitu kita begitu terlena menikmati segalanya yang ada di dunia hingga kita lupa bahwa dunia penuh kebohongan-kebohongan yang membuat kita begitu manja dengan kehidupan ini!
            Sudahlah, sebaiknya kita terima apa adanya kenikmatan itu. Ketika kita berada di atas jangan lah jadi orang besar yang lupa dan serakah, dan kita berada di bawah jangan putus asa karena Dia adalah maha segalanya yang menuntun kehidupan kita!
Memang sedikit naif pemikiran ini, tapi ini lah saya, saya sendiri pun tak mengerti dengan semua pemikiran-pemikiran saya ini. Setiap malam selalu saja datang ide-ide yang begitu konyol namun bermakna yang lama-lama membuatku takut, mungkin ini suatu berkah Dari-Nya karena dengan ini aku membuktikan bahwa aku punya otak untuk berpikir!

                                    Kos ABD. AZIZ, ditulis ketika cahaya bulan mulai menyinariku!

Jumat, 08 Januari 2016

RISALAH MALAM (BEGADANG)

            Apa itu begadang? Apakah itu tindakan yang buruk, atau justru malah tindakan yang baik? Kalau menurut ilmiah pastilah hal itu sangatlah buruk, karena hal itulah yang menyebabkan manusia kurang istirahat dan menyebabkan manusia mudah terserang penyakit. Namun hal itu berbeda dengan pendapat saya, dengan begadang justru lah 2 burung gagakku layaknya punya si Odin(tokoh legenda) yaitu pikiran dan daya pikirku keluar dengan sendirinya dan kemudian mempengaruhi atau mengontrol tubuhku untuk merenungkan kehidupanku dan kemudian membuatku menulis apa hasil renungan tersebut ke dalam salah satu media social yaitu LINE.
            Hal itulah yang menurutku positif, hal itu bahkan tak kusangka kenapa aku bisa berpikir begitu tajam layaknya aku memiliki sebuah otak yang sangat handal dalam berpikir. Padahal diketahui selama aku menempuh hidup, barulah akhir-akhir ini mau berpikir dan menulisnya! Sebenarnya ada sosok-sosok anak manusia yang hadir dalam kehidupanku yaitu saudara-saudaraku dari UNNES lah yang membuat aku begini, aku begitu antusias dengan mereka , karena merekalah yang membuatku setidaknya mendekati sedikit menjai manusia sejati yaitu mau berpikir keras dan menulis!
            Lantas apa hubungan positif dengan kehidupanku yang sekarang? Aku pun sebenarnya tidak yakin, tapi aku percaya aku yang sekarang pasti jauh lebih baik daripada aku yang dulu yang masih polos untuk menjalani hidup! Dengan kegiatan-kegiatanku sekarang aku yakin setidaknya sedikit ilmu yang aku pahami sehingga aku bisa hidup untuk menjadi lebih baik, meskipun masih banyak sekali sisi burukku setidaknya sedikit demi sedikit akan kuperbaiki dengan bekal ilmu yang aku miliki sekarang
            Terima kasih banyak kepada kedua orang tua ku yang masih menganggap aku anakmu, kepada seluruh keluarga besarku yang masih menganggapku ada di selingan kehidupan keluarga. Terima kasih pula sahabat-sahabatku yang kuanggap saudara mau menerimaku diselingan kehidupan kalian, tak lupa terima kasih kepada sang Penciptaku yang mengirimku orang-orang hebat  di dalam kehidupanku ini! Kalau boleh berharap, tolong tetaplah kirim orang-orang hebat kembali untuk menemaniku hidup salah satunya Istri yang suatu saat menganggap aku sebagai suaminya! Kalau boleh berharap kembali aku ingin dial ah yang akan jadi istri dan teman hidupku selamanya, karena aku yakin aku pasti bisa menjadi manusia sejati apabila dia menjadi istriku!
                                                                                                            KOS ABD. Aziz 8 januari 2016


BERSAMAMU (TUHAN) AKU MERASAKAN HIDUP DI DUNIA.
BERSAMAMU (KELUARGA) AKU MENDAPATKAN KELAYAKAN HIDUP DAN KASIH SAYANG.
BERSAMAMU (SAHABAT-SAHABAT) AKU MENDAPATKAN PENGALAMAN HIDUP YANG UNIK.
BERSAMAMU (WANITA PUJAAN) AKU YAKIN KITA BISA HIDUP BERSAMA DAN BAHAGIA.

HEHE