Selasa, 12 Januari 2016

ketika cahaya bulan mulai menyinari

KENIKMATAN DUNIA

            Apa itu kenikmatan dunia? Apakah kenikamatan yang berada di dunia, atau sekedar pecandu umat manusia yang hidup di dunia? Saya sendiri pun sebenarnya tak begitu paham dengannya!
            Lantas benarkah kenikmatan dunia itu baik atau bahkan bisa menjadi hal yang buruk? Kulihat dari penelitianku sendiri yang kuamati dari kehidupanku sendiri, banyak sekali orang-orang yang terlena oleh kenikmatan-kenikmatan yang ada dunia. Lihat saja, beberapa orang ada yang begitu mendewa-dewakan kemewahan, kekuasaan, ketenaran, dan bahkan pasangan hidup !
            Padahal menurut saya hal-hal itu hanya bersifat sementara, selama kita terbuat dari sari pati tanah kemudian dibungkus oleh darah dan daging percayalah kita tak akan pernah abadi! Tetapi jangan bersedih, ruh atau jiwa kita lah yang kelak abadi yaitu hidup di dunia akhrihat, meskipun saya tak tau pasti dimanakah itu akhirat, tetapi saya percaya karena telah dibuktikan di salah satu ayat-ayat al-quran bahwa jiwa akan pergi kesana setelah raganya telah dimatikan Oleh-Nya.
            Lantas kita harus bagaimana menanggapi kenikmatan dunia tersebut? Apakah harus cuman diabaikan dan tak dipikirkan dan hanya fokus di dunia sana(akhirat)? Saya tak begitu yakin, tapi memang sebenarnya hidup harus seimbang antara di dunia dan di akhrihat sana! Namun perlu di garis bawahi, ketika kita di dunia jangan sampai kita jadi budak dunia, yaitu kita begitu terlena menikmati segalanya yang ada di dunia hingga kita lupa bahwa dunia penuh kebohongan-kebohongan yang membuat kita begitu manja dengan kehidupan ini!
            Sudahlah, sebaiknya kita terima apa adanya kenikmatan itu. Ketika kita berada di atas jangan lah jadi orang besar yang lupa dan serakah, dan kita berada di bawah jangan putus asa karena Dia adalah maha segalanya yang menuntun kehidupan kita!
Memang sedikit naif pemikiran ini, tapi ini lah saya, saya sendiri pun tak mengerti dengan semua pemikiran-pemikiran saya ini. Setiap malam selalu saja datang ide-ide yang begitu konyol namun bermakna yang lama-lama membuatku takut, mungkin ini suatu berkah Dari-Nya karena dengan ini aku membuktikan bahwa aku punya otak untuk berpikir!

                                    Kos ABD. AZIZ, ditulis ketika cahaya bulan mulai menyinariku!

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Dengan menulis, kamu dapat melintas masa depan. Dengan membaca, kamu ziarah dengan masa lalu. -Bgsysfksn

    BalasHapus