Melupakan
Perbedaan Demi Kemajuan
Wahai
pembaca, di negeri ini memang sangat terkenal dengan keanekaragaman budayanya,
kita tahu sendiri bukan dari Sabang sampai ke Merauke terdapat beribu-ribu
kebudayaan. Mulai dari agama, ras, etnis, suku, bahasa, maupun golongan
semuanya sangat beragam dan berbeda-beda tentunya. Namun pada kenyataannya
justru dengan perbedaan yang sangat beragam tersebut, menimbulkan berbagai
permasalahan dan perpecahan diantara daerah, serta sering terjadi konflik yang
disebabkan oleh perbedaan tersebut.
Memang di negeri ini mempunyai sebuah alat untuk
mempersatukan bangsa, yaitu Pancasila. Akan tetapi, sepertinya alat tersebut
sering dilupakan dan dibuang begitu saja, karena tetap saja masih banyak permasalahan yang
disebabkan oleh perbedaan.
Maka dari itu, seperti yang pernah
diucapkan oleh pak Guz Yazid, “lupakanlah
perbedaan, mari bersatu, bersama-sama membangun Indonesia menuju gerbang
kemajuan di semua aspek kehidupan!
Memang
keanekaragaman budaya juga ada baiknya, yaitu membuat negri ini seakan-akan
kaya dengan budayanya. Akan tetapi percuma-percuma saja kalau tidak ada
persatuan dan kesatuan di tiap individu maupun kelompok-kelompok tertentu.
Untuk itu sekali lagi, lupakanlah sejenak perbedaan yang ada, marilah
tingkatkan rasa persaudaraan, rasa persatuan, dan kesatuan demi mengakhiri masa
kelam di negri ini dan merubahnya dengan negri yang berkeadilan,
berkentraman, serta berkeamanan!
Kita
semua pun sebenarnya secara tak langsung mempunyai janji yang harus kita
penuhi, yaitu yang tercantum di dalam sumpah pemuda, karena kita terlahir
sebagai anak bangsa Indonesia. Janji itu pun
berisi sebagai berikut :
“Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe,
tanah Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia”.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia”.
Dengan
itu, marilah bersama-sama kita penuhi sumpah tersebut, karena kita sejatinya
generasi penerus yang diharapkan.
Semua
percaya, bahwa pemuda dan pemudi memiliki semangat yang luar biasa untuk
menciptakan dan menggerakan perubahan yang pada akhirnya bisa membawa bangsa
ini meninggalkan masa kelamnya dan merubahnya dengan yang lebih baik, karena
pemuda dan pemudi menjadi kekuatan yang luar biasa apabila mereka bergerak
serentak dan berkomitmen sama untuk memajukan bangsa Indonesia. Untuk itu
sangat diharapkan bagi pemuda dan pemudi, mampu bersatu dan menanamkan semangat
kebangsaan demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.
Salah
satu indikator, bahwa seorang pemuda memiliki semangat kebangsaan adalah dengan
memilikinya kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Dalam meresapi semangat
kebangsaan, tentunya sebagai pemuda dan pemudi harus melakukan sesuatu yang
lebih, minimal bagi diri kita sendiri dengan mewujudkan semangat kebangsaan
sebagai bangsa yang berbudaya dengan mencintai tanah airnya sendiri, berbudi
pekerti dengan menerapkan hidup yang jujur, sebagai bangsa yang cerdas dengan
mendayagunakan tenaga dan pikiran, serta mencapai prestasi yang nantinya akan
membawa harum nama tanah air kita di mata internasional.
Pelaksanaan
aksi para pemuda dan pemudi bangsa Indonesia, sebaiknya kita maknai tidak cukup
dengan menggelorakan kembali semangat para pejuang secara retorika saja,
melainkan juga harus menekankan pada aksi yang nyata. Karena itu, saya mengajak
semua pemuda dan pemudi Indonesia untuk berkarya, lupakan perbedaan, bersatulah
padu mewujudkan kemajuan Indonesia. Kemajuan sudah menanti kita, asalkan kita
mau berjuang dengan keras dan pantang menyerah!
refrensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar